Program Studi S1 Teknik Logistik Telkom University Purwokerto kembali mengadakan kegiatan International Guest Lecture pada Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Microsoft Teams ini mengangkat tema “Strategic Simulation: The Architecture of Choice”. Pada kesempatan tersebut, Program Studi S1 Teknik Logistik menghadirkan Dr. Fazeeda Binti Mohamad, Associate Professor dari Faculty of Industrial Management, University Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah, Malaysia, sebagai narasumber. Jalannya kegiatan dipandu oleh Ratih Windu Arini, S.T., M.T., selaku dosen Program Studi S1 Teknik Logistik Telkom University Purwokerto.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dr. Atik Fabriani selaku perwakilan Institut Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sekaligus bidang kemitraan, serta Nabila Noor Qisthani, S.T., M.T. selaku Kepala Program Studi S1 Teknik Logistik. Dalam sambutannya, keduanya menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menambah wawasan mengenai penerapan simulasi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di dunia industri. Dalam sesi utama, Dr. Fazeeda membagikan pandangannya mengenai strategic simulation dan bagaimana simulasi dapat digunakan untuk membantu proses pengambilan keputusan. Menurutnya, simulasi bukan hanya tentang kemampuan menggunakan software seperti AnyLogic, FlexSim, Arena, atau Powersim, tetapi juga tentang memahami permasalahan yang dihadapi dan menentukan pendekatan yang tepat sebelum membangun sebuah model. Melalui konsep “The Architecture of Choice”, peserta diajak untuk melihat simulasi dari sudut pandang yang lebih luas. Sebelum menentukan software yang akan digunakan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memahami permasalahan dan menyusun pertanyaan yang ingin dijawab. Setelah itu, barulah metode dan model simulasi dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan.
Berbagai contoh penerapan simulasi juga dibagikan selama sesi berlangsung, mulai dari operasional pelabuhan, sistem antrean di hypermarket, aktivitas gudang saat menghadapi lonjakan permintaan, hingga pelayanan di instalasi gawat darurat. Dari contoh tersebut, peserta dapat melihat bagaimana simulasi memungkinkan berbagai skenario diuji terlebih dahulu tanpa harus melakukan perubahan secara langsung pada sistem nyata. Selain Discrete Event Simulation (DES) yang banyak digunakan untuk menganalisis proses operasional, Dr. Fazeeda juga memperkenalkan System Dynamics (SD) yang dapat digunakan untuk melihat hubungan antarvariabel dan perubahan suatu sistem dalam jangka panjang. Pemilihan metode simulasi, menurutnya, perlu disesuaikan dengan karakteristik dan permasalahan yang ingin dianalisis.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami bahwa simulasi tidak hanya digunakan untuk menghasilkan angka atau menjalankan sebuah model. Lebih dari itu, simulasi dapat menjadi alat untuk menguji berbagai alternatif, memahami kemungkinan yang dapat terjadi, dan memberikan dasar yang lebih kuat dalam pengambilan keputusan.
