Halo teman-teman! Kali ini kita akan membicarakan tentang Inventory Record Accuracy. 📦✨ Inventory Record Accuracy atau akurasi catatan persediaan adalah salah satu hal yang sangat penting dalam bisnis. Ini mengacu pada seberapa akurat catatan yang kita miliki tentang persediaan barang kita dengan jumlah barang fisik yang sebenarnya ada di gudang. Mengapa hal ini begitu penting? Nah, bayangkan jika catatan persediaan kita tidak akurat. Itu bisa berarti kehilangan penjualan karena kita pikir barang ada, padahal sebenarnya sudah habis. Atau bahkan, kita mungkin kelebihan pesanan karena catatan menunjukkan kita masih punya banyak, padahal sebenarnya tidak. Hal ini bisa menyebabkan kerugian finansial yang tidak perlu. Jadi, bagaimana cara meningkatkan akurasi catatan persediaan? Pertama-tama, memiliki sistem manajemen persediaan yang baik sangat penting. Gunakan teknologi dan perangkat lunak yang dapat membantu kita untuk mengelola persediaan dengan lebih akurat. Selain itu, melakukan penghitungan fisik secara berkala juga diperlukan untuk memastikan catatan persediaan kita sesuai dengan kenyataan. Selain itu, melibatkan semua departemen terkait, seperti tim gudang, tim penjualan, dan tim keuangan, juga sangat penting. Komunikasi yang baik antar departemen akan membantu dalam memastikan bahwa semua orang memiliki pemahaman yang sama tentang persediaan yang ada. Jadi, bagaimana dengan bisnis kalian? Bagaimana kalian mengelola akurasi catatan persediaan? Apakah kalian memiliki tantangan tertentu dalam hal ini? Jangan lupa untuk selalu memantau dan meningkatkan akurasi catatan persediaan, ya! Semoga hari kalian menyenangkan dan penuh sukses! ✨ #InventoryAccuracy #ManagementTips #BusinessSuccess #TeknikLogistik
Read MoreDalam beberapa waktu kedepan, negara kita akan melangsungkan kegiatan paling penting dalam demokrasi, yaitu Pemilihan Umum (Pemilu). Kegiatan pemilu yang bisa dibilang dalam skala besar ini tentunya perlu persiapan yang baik agar pemilu dapat berjalan dengan lancar. Salah satu persiapan yang perlu diperhatikan adalah bagian logistik. Logistik pemilu mencakup semua proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan distribusi serta pengelolaan barang dan material yang diperlukan selama kegiatan pemilu. Dalam konteks pemilu, logistik berperan penting untuk memastikan bahwa proses pemungutan suara dapat berjalan lancar, transparan, dan adil. Apa saja sih peran logistik dalam pemilihan umum? 1. Distribusi surat suara dan peralatan Distribusi surat suara ke seluruh TPS menjadi salah satu peran utama dalam logistik pemilu. Hal ini berkaitan dengan perencanaan rute distribusi, pemilihan moda transportasi, dan pengaturan penyimpanan sementara di TPS. 2. Pengelolaan peralatan pemilu Logistik pemilu bertanggung jawab atas penyediaan dan penyimpanan berbagai peralatan pemilu, seperti kotak suara, segel, alat pencoblosan, dan formulir pemungutan suara. Pengelolaan inventaris ini harus dilakukan dengan cermat dan efisien. 3. Efisiensi transportasi Pemilihan moda transportasi yang tepat dalam perencanaan rute dapat memastikan semua kebutuhan pemilu tiba di lokasi dengan tepat waktu dan dalam kondisi baik. Jika tidak dapat menyebabkan keterlambatan dan masalah lain yang bisa mempengaruhi integritas pemilu. 4. Keamanan dan pengawalan Perlindungan terhadap potensi ancaman harus diatur dengan ketat. Pengawalan selama proses distribusi dan penyimpanan juga menjadi langkah dalam keamanan pemilu yang diperlukan. 5. Penggunaan teknologi Penerapan teknologi informasi, seperti pelacakan dan manajemen inventaris dapat membantu memantau pergerakan material pemilu secara real-time sehingga dapat mengurangi potensi masalah logistik dengan cepat. 6. Pelatihan dan koordinasi Panitia yang terlibat dalam logistik pemilu harus mendapatkan pelatihan yang memadai. Selain itu, koordinasi dengan pihak terkait seperti KPU dan pihak keamanan juga diperlukan untuk kunci kesuksesan pemilu. 7. Pemantauan dan evaluasi Proses pemantauan selama kegiatan pemilu berlangsung perlu dilakukan. Evaluasi di akhir kegiatan pemilu juga menjadi hal yang penting karena mencakup evaluasi kinerja logistik dan identifikasi area peningkatan yang dapat digunakan sebagai peningkatan kinerja pemilu berikutnya. Logistik pemilu menjadi faktor penting dalam memastikan hak suara masyarakat dihormati dan tidak adanya kecurangan dalam kegiatan pemilu. Kesalahan dalam manajemen logistik dapat berpengaruh pada integritas pemilu. Oleh karena itu, perencanaan dan pelaksanaan logistik pemilu harus dilakukan dengan seksama dan profesional.
Read MoreTOL LAUT: No Shipping, No Shopping Author: Miftahol Arifin, ST., MT. Tol laut? Mungkin semua pernah dengar tapi tidak semua memahami apa esensi dari tol laut yang di gagas oleh pemerintah. Apa mau bikin tol di atas laut? Apakah toll laut itu sama seperti jembatan suramadu, atau Tol Laut itu sama seperti Jalan Tol Bali Mandara, yang merupakan jalan Tol terapung pertama di Indonesia, membentang sepanjang 12,7 km diatas laut, menghubungkan Benoa, Ngurah Rai Tuban, dan Nusa Dua. Salah satu alasan dari ide tol laut adalah soal biaya logistik. Tak bisa di pungkiri biaya logistik di Indonesia masih cukup mahal. Kenapa bisa mahal? Karena adanya agen, makelar broker yang jadi perantara (internediasi) dalam proses pengiriman logistik. Jadi kalo mau mengirimkan suatu barang misalnya jeruk dari Purwokerto ke Jakarta maka harus melalui petani ke pengepul lalu pedagang antar kota terus pedagang antar propinsi lanjut lagi ke pasar induk di Jakarta lalu pedagang pengecer baru sampai ke tangan end user (konsumen). Pada setiap titik perantara tentu mengambil profit sehingga disparitas harga dari petani ke konsumen akan menjadi beban konsumen. Ini baru dari logistik darat. Bagaimana dengan pengiriman via laut? Tol laut lebih menekankan akan pentingnya jalur kapal-kapal besar pengangkut logistik, dari indonesia barat ke indonesia timur dan sebaliknya seperti pendulum (bandul). Berangkat mengangkut barang, pulang kembali (diharapkan) membawa barang. Tujuannya agar ongkos logistik yang sangat besar bisa ditekan jika jalur kapal-kapal besar tersebut bolak-balik. Ibaratnya barang-barang dari jakarta bisa sekalian diangkut ke papua di timur, atau belawan di barat. Jadi walaupun pusat ekonomi di jakarta atau priok, daerah lain di timur dan barat tetap bisa menikmati harga barang yang murah. Pemerataan distribusi. Untuk merealisasikan ide Tol Laut tentu tidaklah mudah. Perlu kesiapan banyak sector dan anggaran yang besar untuk membangun Pelabuhan. Termasuk terus berupaya memberikan dukungan pada berdirinya industri-industri potensial di luar jawa. Kenapa diperlukan kesiapan pelabuhan dan industri? karena ketika kapal mengirim barang ke papua misalnya, tidak membawa muatan kosong ketika balik ke jawa (Jakarta). Pergi ke papua bawa muatan, pulangnya juga ada muatan. Ini akan mengurangi biaya logistik. Gambar 1. Skema Pengembangan Tol Laut Sumber : Bappenas dalam kargo.tech Jadi, Tol laut ibaratnya seperti pendulum atau bandul (benda yang terikat pada sebuah tali dan dapat berayun secara periodik) dimana pemerintah menentukan jalur pelayaran yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia untuk mengurangi disparitas harga antar kawasan di Indonesia. Kalau dalam istilah logistik disebut bachkhull, mengirim barang dengan kapasitas penuh, maka ketika kembali ke titik keberangkatan awal juga dalam kapasitas penuh, sehingga biaya logistik per unit barang menjadi murah dan tentu ini akan menguntungkan konsumen. Misalnya, dari pelabuhan Surabaya melakukan pengiriman bahan pokok ke pulau Sabu (pulau di NTT) maka sebelum adanya tol laut, kapal harus bongkar kontainer di kupang, dari kupang baru di lanjutkan lagi menggunakan truk tronton kemudian dengan kapal feri di kirim ke pulau sabu. Ini akan mengakibatkan biaya pengiriman menjadi sangat mahal dan ini akan di tanggung oleh konsumen. Harga bahan pokok bisa menjadi mahal. Namum dengan adanya tol laut, distribusi logistik ke perbatasan bisa jauh lebih murah karena kapal bisa langsung tiba di tujuan tanpa harus melakukan bongkar muatan terlebih dulu di pelabuhan lain. Jadi pada dasarnya tol laut adalah suatu armada kapal yang dikhususkan untuk mengantarkan bahan bahan logistik langsung ke daerah daerah pinggiran tanpa melalui perantara pelabuhan utama terdekat agar dapat mengurangi biaya yang di tanggung oleh konsumen. No Shipping, No Shopping .
Read MorePenulis & Editor : Euralia Tihung Subantar Adalah hal yang lumrah ketika mendengar kata logistik bagi masyarakat pada umumnya. Logistik sendiri memiliki andil yang besar dalam dunia digital terutama pada era revolusi industri 4.0. Sangat terasa manfaat dari logistik apalagi dimasa pandemi saat ini. Dimana barang kebutuhan yang sulit dijangkau menjadi mudah dan terasa instant. Jarak bukan lagi kendala walaupun tidak untuk beberapa wilayah pedalaman di Indonesia yang masih mengalami keterbatasan dalam pembangunan infrastruktur, seperti pelabuhan dan jalan raya. Hal ini menjadi dilema masyarakat dan tantangan dalam dunia logistik. Sebab kerap kali, masyarakat melihat hanya dari satu sudut perspektif. Dengan mudah mengomentari sistem logistik tanpa mengetahui apa saja kendalah yang dialami. Sebagai contoh konkret, keadaan beberapa daerah pelosok di Indonesia bagian Timur, terutama Flores. Ketika proses pengiriman barang ke daerah yang bersangkutan, belum bisa dikatakan efisien. Karena masih memerlukan jangka waktu yang cukup lama dan ongkos kirim yang besar. Kendati demikian, barang kiriman juga tidak langsung sampai ke tempat tujuan. Sehingga, masyarakat pedesaan harus mengeluarkan lagi tambahan biaya yang cukup, untuk mengambil barang di kantor pengiriman baik berupa Pos, JNE atau J&T di pusat wilayah kota/kabupaten. Keresahan dan kekurangan inilah yang menjadi salah satu kendala bagi logistik Indonesia saat ini. Maka, sangat diharapkan agar pemerintah dapat berpartisipasi penuh dalam memajukan logistik Indonesia kedepannya dengan meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana penunjang kegiatan logistik.
Read More