Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Untuk Pengembangan Konten Pembelajaran

Perkembangan dunia digital saat ini telah melahirkan temuan ilmiah berupa teknologi yang mampu menyelesaikan masalah manusia dengan mudah sebagaimana dikenal dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada era ini juga telah meluas ke berbagai bidang termasuk pendidikan. Hal ini menyebabkan pendidik perlu beradaptasi dengan mengenal apa itu AI hingga mampu menerapkannya pada konteks yang tepat dalam proses belajar mengajar sesuai dengan kebutuhan dengan mempertimbangkan etika yang benar. Menanggapi hal ini, dosen teknik logistik menyadari perlunya melakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan penggunaan AI untuk pembuatan konten pembelajaran. Hal ini dilakukan agar para pendidik mampu menyampaikan materi pelajaran dengan cara yang menarik dan inovatif sehingga dapat meningkatkan minat dan fokus peserta didik dalam belajar.  Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk “Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Untuk Pengembangan Konten Pembelajaran” dengan melibatkan guru-guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tegal sebagai peserta kegiatan. Pelatihan ini secara langsung dilakukan oleh Lukman Adhitama, S.T., M.Sc. dan Syarif Hidayatuloh S.T., M.T. dengan terlebih dahulu dibuka oleh perwakilan guru MAN 1 Tegal. Pada acara tersebut pemaparan materi dibagi dalam dua sesi yaitu pengenalan AI secara umum dan pelatihan penggunaan mentimeter untuk membuat konten pembelajaran. Acara ini dilakukan pada hari Jumat, 31 Oktober 2025 mulai pukul 09.30 sampai dengan 11.00 WIB di Aula MAN 1 Tegal. Pelatihan yang telah dilakukan mendapat respon positif dari para peserta yang telah mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu yang telah dipelajari pada proses pembelajaran secara langsung. Dengan demikian, hasil pelatihan dapat memiliki dampak yang luas.

Read More

Tim Dosen Teknik Logistik Merancang Alat Pemilah Telur Otomatis Berkolaborasi dengan Kemendiksaintek

Tim Dosen dari Telkom University Purwokerto merancang alatpemilah telur otomatis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produk di industri perternakan. Alat ini memisahkan telur berdasarkan ukuran dan berat menggunakan sensor load cell. Dengan prinsip gaya tarik magnet, telur yang lebih berat akan jatuh terlebih dahulu. Anto Farm merupakan salah satu UMKM di Wilayah Cilongok Banyumas yang bergerak di bidang Layer Farm dan juga Peternakan Ayam Pejantan. Cakupan pasaran Anto Farm berada di wiliayah Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Tantangan utama yang dihadapi oleh Peternak Unggas daerah Banyumas dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Beberapa masalah eksternal seperti mengatasi jenis konsumen yang semakin selektif dilakukan dengan memberikan pilihan Grade Telur mulai dari Grade A, B, dan C. untuk faktor eksternal yang lain merupakan kejadian yang uncontrollable sehingga UMKM cenderung menerima kondisi eksternal tersebut. Untuk masalah internal seperti masalah pengolahan limbah, Anto Farm telah mengadopsi system Tumpang Sari dimana system tersebut merupakan perpaduan antara peternakan ayam dan budidaya ikan di kolam. Berdasarkan hasil wawancara masalah operasional yang belum dapat diatasi namun memungkinkan untuk dikontrol adalah permasalahan 1) Sortir telur manual, 2) pecah telur sesaat setelah ayam bertelur, dan 3) deteksi susut bobot krat telur dan unggas Ketika pengiriman.Secara umum implementasi Alat Sortir berpengaruh pada Penurunan beban operasional UMKM Peternakan dengan cara mempercepat waktu sortir sehingga barang cepat dikirim, memungkinkan perampingan karyawan sortir dalam jangka panjang, dan mitigasi telur pecah saat panen telur. Percobaan dilakukan dengan menggunakan Satu Peti telur atau 15 Kg dengan jumlah telur sebanyak 240 butir. Dimulai dari percobaan 1 menggunakan jumlah telur 1 krat (30 butir), hingga percobaan yang ke-5 menggunakan 1 peti telur. Sedangkan rata-rata waktu sortir dengan menggunakan Alat Sortir Telur Otomatis memiliki waktu rata-rata sortir sebesar 22.6 detik per telur. Sedangkan untuk implementasi alas telur juga berpengaruh pada penurunan defect telur secara signifikan, terjadi penurunan presentase jumlah defect telur dengan rata-rata penurunan sebesar 54%. Rata-rata defect pada telur dengan menggunakan Alas Telur tradisional adalah 7 butir per flok per hari. Setelah di terapkan alas stainless dan dilakukan pengamatan selama 5 hari maka diperoleh rata-rata defect per flok perhari adalah 3 Butir perflok perhari.

Read More

Upscaling Bisnis Kelompok Usaha Gula Kelapa

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dipimpin oleh Nabila Noor Qisthani, S.T., M.T., dosen Teknik Logistik, bersama dengan anggota tim Muhammad Iqbal Faturohman, S.T., M.B.A., M.Sc. dan Emmareta Fauziah, S.Ds., M.Ds., serta melibatkan enam mahasiswa dari berbagai program studi. Program PKM ini dilakukan di Desa Karangduwur, Kabupaten Kebumen, dengan sasaran mitra para pengrajin gula kelapa setempat. Adapun bantuan teknologi yang diberikan berupa dapur dan tungku bersih serta beberapa peralatan pendukung untuk meningkatkan produksi gula kelapa. Pengembangan Usaha Kelompok Pembuat Gula Kelapa di Desa Karangduwur melalui Kemasan Berbasis Identitas Budaya dan Penerapan Digital Marketing

Read More

Jl. D.I Panjaitan No. 128 Purwokerto 53147, Jawa Tengah – Indonesia

Telp

WA

Email

Website Official

Website PMB

Negara

Fakultas Teknik Telekomunikasi dan Elektro (FTTE)

Fakultas Informatika (FIF)

Fakultas Rekayasa Industri dan Desain (FRID)

Copyright ©2024 All Rights Reserved By Telkom University

Secret Link